Kamis, 08 Desember 2011

Troubleshooting hardware dan software

TROUBLESHOOTING HARDWARE DAN SOFTWARE
No.
Permasalahan
Analisa
Solusi
1.
PC tidak aktif sama sekali, tidak adanya respon dari CPU dan monitor. Lampu led pada power CPU dan Monitor tidak menyala/mati.
Power Supply tidak aktif atau mati
Ganti Power supply dengan yang baru.
2.
Ketika di power on tidak ada respon dari CPU akan tetapi monitor menyala. CPU mati total, lampu led yang ada di mainboard mati dan colling fan mati.
Mainboard rusak atau mati
Ganti mainboard yang mati dengan yang hidup,tetapi disesuaikan dengan processor yang dia pakai
3.
CPU suka merestart tiba-tiba atau mendadak
Mainboard, RAM, chipset dan perangkat tambahan kotor
Bersihkan mainboard, RAM, Chipset dan perangkat tambahan seperti hardisk
4.
Ketika menyalakan monitor, tampak garis-garis vertical berada dalam monitor
Fan yang berada di VGA AGP tidak menyala atau hidup
Ganti VGA AGP yang mati dengan yang masih hidup
5.
Program Winamp berjalan dengan baik, equilezzernya pun berjalan akan tetapi sound card tidak mau mengeluarkan suara
Soundcard rusak
Ganti soundcard yang rusak dengan yang masih hidup/mengeluarkan suara. Ganti soundcard dengan souncard slot PCI
6.
Ketika CPU di power on terdengar bunyi beep 1 kali akan tetapi panjang sekali
RAM Rusak
Ganti RAM yang rusak dengan RAM yang baru
7.
CPU menyala akan tetapi monitor tidak mau menyala,dan menampilkan pesan No signal, padahal kabel sudah terkoneksi ke port VGA
Kabel yang menghubungkan ke port VGA rusak atau agak terputus
Membongkar Monitor dan mengganti kabel yang menghubungkan VGA dengan yang masih baik
8.
CPU ketika di power on menyala akan tetapi tidak lama kemudian hang atau tidak merespon sama sekali
Colling Fan untuk pendingin processor mati
Ganti colling Fan pendingin processor dengan yang masih baik
9.
Mouse simbadda dengan kabel USB dan port ps/2, cursor tidak mau berjalan ketika mouse di tancapkan ke port ps/2 akan tetapi cursor mouse berjalan jika mouse di tancapkan ke USB
Port ps/2 rusak
Ganti port ps/2 yang lama dengan port ps/2 dengan slot PCI yang masih bagus atau berfungsi
10.
Lupa password sistem yang harus diketikan ketika menyalakan PC
Password salah
Ambil batere CMOS yang berada di mainboard kemudian masukan lagi seperti halnya tadi (Clear CMOS)
11.
Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas
Printer error
Lepaskan head dan catridge dari printer. Pisahkan catridge tinta dari head .Ambil air panas, tuangkan dalam mangkok. Celupkan ujung head ke dalam air panas yang ada dalam mangkok. Goyang -goyangkan head tersebut hingga tinta yang ada di dalam head mencair. diatas dengan air panas yang baru hingga air panas yang baru tetap bening (tidak terkontaminasi tinta yang keluar dari head). Keringkan head dengan kain yang halus hingga benar-benar kering. Satukan kembali catridge tinta dengan head.. Pasang kembali head dan catridge ke printer dan cobalah untuk mencetak
12.
Habis beli computer baru……lalu install ulang computer dengan OS windows XP service pack 2…..tetapi ketika ingin install drivernya…..tiba2 tidak mau di install….??
Driver yang digunakan tidak support dengan XP akan tetapi Vista
Masuk ke halaman web lalu cari driver yang sesuai akan tetapi supprt dengan windows XP setelah itu download driver tersebut
13.
Pada tampilan windows ketika meng-cut folder dari direktori 1 ke direktori 2, dan me-pastenya berjalan lancar akan tetapi folder yang dari direktori 1 masih ada…tidak hilang…dalam windows normal biasanya folder hilang? Kalau virus padahal telah memakai antivirus AVG
Terjangkit Virus
Uninstall antivirus yang sebelumnya digunakan,lalu install anti virus yang membersihkan luarnya seperti PC MAV setelah itu install antivirus untuk membersihkan bagian dalam seperti kapersky, mcafee atau Avast
14.
Komputer tidak muncul di Network Neighborhood atau My Network Places
Jaringan Error
Periksa, Apakah fitur “Microsoft File and Printer Sharing” telah terinstall? Cek fitur ini melalui Control Panel -> Network Connections -> Local Area Connection, lalu ping dengan jaringan setelah itu sharing data….
15.
Ketika mengistall program Microsoft office 2003 tiba2 muncul tulisan data oncured please insert your cd
Ada sebagian data yang hilang
Ganti dengan CD yang baru dan tidak bajakan…
16.
Ketika ingin mencabut flasdisk dan safely remove hardware tiba2 muncul tulisan problem ejecting USB storage device
Masih ada program yang berjalan
Hentikan semua program yang kita jalankan termasuk scanning virus. kalau tidak bisa juga, di dalam flasdisk terdapat virus mungkin discan dulu lalu di remove
17.
Ketika memasang jaringan dengan 2 komputer tiba2 di tampilan taskbar terdapat tulisan unplug
Kabel yang dipasang tidak benar
Cek atau periksa kabel jaringan yang digunakan, lalu periksa mode pemasanganya straight atau cross
18.
Ketika kita akan menjalanka program command promt atau CMD yang kita ketikan pada run tiba-tiba tidak muncul program tersebut
Ada system yang terinfeksi dengan Virus
Repair computer tersebut dengan CD OS yang sebelumnya digunakan
19.
ketika main game tiba-tiba suara sound mati dan tampilan berjalan dengan tersendat sendat
RAM tidak mencukupi
Tambahkan memory ke yang lebih tinggi


READ MORE - Troubleshooting hardware dan software

Rabu, 07 Desember 2011

turbo pascal

KONSEP DASAR BAHASA PASCAL



Pengertian

Pemrograman / programming  : adalah pekerjaan penulisan instruksi bagi komputer untuk menyelesaikan suatu masalah.

Program    : adalah himpunan instruksi yang diperuntukkan bagi komputer, untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.

Interpreter  :  menerjemahkan perintah baris demi baris dan langsung melaksanakannya. contoh : BASIC.

Compiler     : menerjemahkan dulu seluruh perintah dalam bahasa mesin. Baru kemudian terjemahan tersebut dijalankan oleh komputer. Contoh : FORTRAN, C, PASCAL.


2.1. Sejarah Singkat Bahasa PASCAL

Bahasa PASCAL pertama kali dikembangkan pada awal tahun 70-an oleh NICLAUS WIRTH di Technical University, Zurich – Swiss.
Nama PASCAL diambil dari nama seorang ahli matematika bangsa Perancis, yaitu BLEISE PASCAL yang telah berjasa menemukan alat hitung mekanis pertama didunia pada abad ke-17.
Bahasa pemrograman ini termasuk kategori “High Level Language”. Instruksi-instruksi yang digunakan dalam bahasa pemrograman ini sangat sistematis dan terstruktur.
Pada Awalnya bahasa pemrograman ini diperkenalkan dengan tujuan untuk menjelaskan masalah pemrograman komputer bagi mahasiswa yang belajar pemrograman komputer.
Ternyata dalam waktu singkat, nahasa pemrograman ini menjadi salah satu bahasa yang sangat populer dikalangan universitas, sehingga menjadi julukan sebagai bahasa universitas.
Mulai dari awal perkembangannya hingga saat ini banyak sekali jenis bahasa pemrograman ini, masing-masing merupakan hasil pengembangannya, antara lain :
UCSD Pascal
Microsoft Pascal
Apple Pascal
Turbo Pascal
dsb

Diantara versi-versi yang ada, Turbo Pascal merupakan versi yang sangat populer saat ini.



2.2. Struktur Dan Komponen Dasar Program Pascal.

            Struktur dari suatu program Pascal terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau badan program. Blok program dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu bagian deklarasi dan bagian pernyataan (statement).

2.2.1. Struktur program :

Judul Program                         PROGRAM nama-program;
Blok Program 
Bagian deklarasi
- deklarasi label                                   LABEL nama-label;
- deklarasi konstanta               CONST…………..;
- deklarasi tipe                         TYPE …………….;
- deklarasi variabel                              VAR ……………...;
- deklarasi prosedur                 PROCEDURE nama-prosedur;
                                                ……………………………….;
- deklarasi fungsi                                 FUNCTION nama-fungsi;
                                                ………………………….;
Bagian Pernyataan                 
Begin
      (statement)                                   
      …………;
      …………;
end.


Contoh :  Menghitung luas bidang berbentuk empat persegi panjang dengan panjang P
     dan lebar L.

PROGRAM Luas;                                          {Judul}
VAR P,L,Luas            : real;                           {Deklarasi variabel}
BEGIN
            Read (P,L);                                         {Statemant}
            Luas := P*L;                                       {Statement}
            Write (P,L,Luas);                                {Statement}
END.


Judul program sifatnya adalah optional, dan bila ditulis, harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma.
Bagian deklarasi digunakan bila di dalam program digunakan pengenal ( identifier). Identifier dapat berupa label, konstanta, tipe, variabel, prosedur dan fungsi. Kalau suatu program menggunakan identifier, Pascal menuntut supaya identifier tersebut diperkenalkan terlebih dahulu sebelum digunakan, yaitu dideklarasikan terlebih dahulu pada bagian ini.
Beberapa aturan dalam program Pascal :

·         Akhir sebuah program Pascal ditandai dengan tanda baca titik (.) setelah END yang  paling akhir.
·         Tanda titik koma (;) merupakan pemisah antar instruksi satu dengan lainnya.
·         Beberapa statement boleh ditulis menjadi satu baris dipisahkan dengan tanda baca titk koma (;)
Contoh : simpan  :=  akhir;   akhir := simpan + awal;
·         Baris komentar diletakkan diantara tanda (* dan *) atau diantara tanda { dan }
Contoh :    Var      rerata   : real;               (*nilai rata-rata*)
                              Nil1     : real;               {nilai ujian}    

Statement  (pernyataan)
            Adalah instruksi atau gabungan instruksi, yang menyebabkan komputer melakukan aksi.

Type statement dalam Pascal terdiri atas :

1.      Sederhana :
- menandai sebuah item data ke sebuah variabel (assigment statement)
            contoh : X := Y * 4.135
-          pemanggilan procedure dan goto statement

2.      Terstruktur:
- Compound Statement
            contoh : Begin
                                    read (x) ;
                                    y := x + 5;
                                    write (y)
                          End.
      - Repetitive Statement
            contoh :           For I := 1 to 100 do
                                    write (count);
     - Conditional Statement
            contoh :           If x > 100 then write (s)
                                                else write (p) ;


2.2.2. Komponen Dasar Program Pascal


Pola susun bahasa Pascal dibentuk dengan menggunakan komponen bahasa pemrograman yang umum, yaitu :
1.      Simbol Dasar
2.      Reserved Word (kata pasti)
3.      Identifier (penyebut)
1.      Simbol Dasar.
Simbol dasar terdiri atas :
1.      Simbol huruf, yaitu huruf A sampai dengan Z atau a sampai dengan z.
(huruf besar dan kecil).
2.      Simbol angka atau digit yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.
3.      Simbol khusus, yaitu
+   -   *   /   ;   :=   ,   ‘   =   <   >   <=   >=   <>   :   {  }   ( )   [   ]

2.      Reserved Word (kata pasti)
Reserved Word adalah suatu kata yang secara mutlak tidak boleh diartikan lain dan harus digunakan sebagaimana yang telah didefinisikan atau ditentukan kegunaanya oleh bahasa Pascal. Reserved word ini tidak boleh didefinisikan ulang oleh pemakai, sehingga tidak dapat dipergunakan sebagai pengenal (identifier)
Reserved Word ini jumlahnya berbeda untuk masing-masing bahasa Pascal.


Contoh beberapa reserved word yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal antara lain

      AND               ELSE                          LABEL                       SET
      ARRAY          END                            OF                               TYPE
      BEGIN           FUNCTION               OR                              UNTIL
      CASE              FOR                            PROCEDURE            VAR
      CONST           GOTO                         PROGRAM                WHILE
      DO                  IF                                RECORD                   WITH
      DOWNTO      IN                                REPEAT                     dsb

3.      Identifier (sebutan/pengenal)
Identifier merupakan sebuah kata yang digunakan sebagai nama atau sebutan terhadap sesuatu didalam program. Pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai identifier.

Identifier ini terdiri atas :

1.      Identifier Standar, yaitu identifier yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal.
Contoh dari Identifier standar ini antara lain:
ABS                            LN
ARCTAN                   ODB
BOOLEAN                PRED
CHAR                         ROUND
CHR                            READ
COS                            READLN
EOF                            SQR
EOLN                         SQRT
EXP                            SUCC            
            Dan masih banyak lagi.

2.      Identifier Non Standar; yaitu identifier yang didefinisikan oleh pemakai bahasa pascal; misalnya;
  1. nama suatu program
  2. nama suatu konstanta
  3. nama suatu variabel
  4. nama suatu procedure
Identifier ini bebas, tetapi dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
7.      terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Huruf besar dan huruf kecil dianggap sama.
8.      Tidak boleh mengandung blank.
9.      Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah.
10.  Panjangnya bebas, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap signifikan.

Contoh :

Identifier
Keterangan
GajiKaryawan
Benar
No_Mhs
Benar
P3K
Benar
1X
Salah, karakter pertama harus huruf
A&B
Salah, tidak boleh mengandung simbol khusus
A B
Salah, tidak boleh mengandung blank


2.3. Jenis – jenis data

Jenis – jenis data yang dikenal dalam bahasa pascal antara lain yaitu:
1.      Jenis data sederhana
  1. Jenis data yang standar; yaitu :
·         Integer
·         Real
·         Karakter
·         Boolean
  1. Jenis data yang non standar (user defined), yaitu;
·         Enumerated
·         Sub-range
2.      Jenis data berstuktur, yaitu:
  1. Array
  2. Record
  3. Set
  4. File
3.      Jenis Data Pointer

INTEGER


            Jenis data ini terdiri atas integer positif, integer negatif dan nol. Merupakan nilai bilangan bulat.
Pada TURBO PASCAL jenis data ini di bagi atas beberapa bagian, yaitu :


Tipe
Ukuran memori
(dalam byte)
Jangkauan nilai
BYTE
1
0..255
SHORTINT
1
-128..127
INTEGER
2
-32768..32767
WORD
2
0..65535
LONGINT
4
-2147483648..2147483647

Operator Integer terdiri atas :  + , - , * , / , DIV dan MOD

Contoh :

Var
            Jumlah : byte;
Begin
            Jumlah := 200;
            WriteLn(‘Nilai JUMLAH = ‘,Jumlah);
End.

Hasilnya bila dijalankan :

            Nilai JUMLAH = 200

REAL



Penulisan untuk jenis data ini selalu menggunakan titik desimal. Nilai konstanta numerik real berkisar dari 1E-38 sampai dengan 1E+38 dengan mantissa yang signifikan sampai dengan 11 digit. E menunjukkan nilai 10 pangkat. Nilai konstanta numerik real menempati memori sebesar 6 byte.
Contoh :
123.45
12345.  ® salah, titik desimal tidak boleh dibelakang
12E5
12E+5
-12.34
.1234  ® salah, titik desimal tidak boleh dimuka

Pada TURBO PASCAL, jenis data ini dibedakan atas :

Tipe
Ukuran memori
(dalam byte)
Jangkauan nilai
Digit signifikan
SINGLE
4
1.5x10E-45 .. 3.4x10E38
7-8
DOUBLE
8
5.0x10E-324 .. 1.7x10E308
15-16
EXTENDED
10
1.9x10E-4951 .. 1.1x10E4932
19-20
COMP
8
-2E+63+1 .. 2E+63-1
19-20

Operator untuk jenis data ini terdiri atas : + , - , * dan /


KARAKTER


Yang dimaksud dengan jenis data ini adalah karakter tunggal atau sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal, seperti misalnya ‘A’,’a’,’!’,’5’ dsb.

Dasarnya adalah ASCII CHARACTER SET.

Misalnya : 032 pada tabel ASCII CHARACTER SET menunjukkan karakter.

                        Blank.
            033                              !
            048                               0
076                               L
            dst

STRING


Nilai data string merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. Nilai data string akan menenpati memori sebesar banyaknya karakter stringnya ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.

Contoh :

Var
            Kampus : string[10];
Begin
            Kampus := ‘Gunadarma’;
Write(Kampus);
End.



BOOLEAN


Jenis data ini mempunyai nilai TRUE atau FALSE.

Operator untuk jenis data ini adalah :
1.      Logical Operator, yaitu : NOT, AND dan OR
2.      Relational Operator, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =
\
JENIS DATA NON-STANDARD (USER DEFINED)

1.      ENUMERATED.
Jenis data ini terdiri atas barisan identifier yang terurut dimana setiap identifier tersebut dianggap sebagai suatu individual data item (elemen data yang berdiri sendiri).

Pada saat mendeklarasikan jenis data ini kita harus menuliskan semua elemen-elemennya.

Bentuk umum deklarasinya adalah :

TYPE nama = (data_item_1, data_item_2, ……., data_item_n);

Contoh :

TYPE hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);

TYPE warna = (red,blue,green,yellow,black,white);

Setelah jenis data ini dideklarasikan, maka selanjutnya kita dapat mendeklarasikan suatu variabel yang berjenis data sama dengan jenis data ini.

Misalnya :
                  TYPE nama_hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
                  VAR libur : nama_hari;

Fungsi standar yang dapat digunakan pada jenis data ini adalah :

PRED, SUCC dan ORD

Misalnya :

      PRED (sel) = sen
      SUCC (sen) = sel
      ORD (sen) = 0
      ORD (sel) = 1

2.      SUB-RANGE.

Jenis data ini berupa range dari suatu kumpulan data yang mempunyai urutan..

Bentuk umum deklarasinya adalah :

      TYPE nama = data_item_pertama .. data_item_terakhir;

Contoh :

1.      TYPE        jam_kuliah = 1 .. 10;
tanggal = 1 .. 31;
abjad = ‘A’ .. ‘Z’;

2.      TYPE        bulan = (jan,feb,mar,apr,mei,jun,jul,agt,sep,okt,nov,des);
hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
ata = agt .. jan;
pta = feb .. jun;
hari_kerja = sen .. jum;


TANDA OPERASI


Tanda operasi (operator) di dalam bahasa Pascal dikelompokkan ke dalam 9 kategori, yaitu

1.      Assignment operator.
2.      Binary operator.
3.      Unary operator.
4.      Bitwise operator.
5.      Relational operator.
6.      Logical operator.
7.      Address operator.
8.      Set operator.
9.      String operator.

Assignment operator

            Assignment operator (operator pengerjaan) menggunakan simbol titik dua diikuti oleh tanda sama dengan (:=).

Contoh :
                        A:=B;


Binary operator

            Digunakan untuk mengoperasikan dua buah operand. Operand dapat berbentuk konstanta ataupun variabel. Operator ini digunakan untuk operasi aritmatika yang berhubungan dengan nilai tipe data integer dan real.

Operator

Operasi
Tipe operand
Tipe hasil
*
Perkalian
real,real
integer,integer
real,integer
real
integer
real
DIV
Pembagian bulat
integer,integer
integer
/
Pembagian real
real,real
integer,integer
real,integer
real
real
real
MOD
Sisa pembagian
integer,integer
integer
+
Pertambahan
real,real
integer,integer
real,integer
real
integer
real
-
pengurangan
real,real
integer,integer
real,real
real
integer
real

Contoh :
                        15*5                hasilnya           75
                        20/3                 hasilnya           6.6666666667E+00
                        20 div 3           hasilnya           6
                        20 mod 3         hasilnya           2

Unary operator

            Operator ini hanya menggunakan sebuah operand saja. Dapat berupa unary minus dan unary plus. Unary minus digunakan untuk menunjukkan nilai negatif, baik pada operang numerik real maupun integer. Unaru plus adalah operator untuk memberai tanda plus.

Contoh :
                        -5         +7
                        -2.5      +2.5

Bitwise operator

            Digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai integer. Terdiri dari operator NOT, AND, OR, XOR, Shl, Shr.

Relational operator

            Relational operator digunakan untuk  membandingkan hubungan antara dua buah operand dan akan didapatkan hasil tipe boolean, yaitu True atau False. Terdiri dari operator : =, <, >, <=, >=, <>


Logical operator

            Terdapat 4 buah logical operator yaitu : NOT, AND, OR dan XOR. Operator ini bekerja dengan nilai-nilai logika, yaitu True dan False.

Set operator

            Digunakan untuk operasi himpunan.

String operator

            Digunakan untuk operasi string. Hanya ada sebuah operator string saja, yaitu operator + yang digunakan untuk menggabungkan dua buah nilai string.

Contoh : 
                        Nama1 := ‘Arief ‘;
                        Nama2 := ‘Kurniawan’;
                        Nama3 := Nama1 + Nama2;


2.4. Konstanta, Variabel dan Ekspresi.

Konstanta.
Konstanta adalah suatu identifier non-standar yang nilainya telah ditetapkan dalam suatu program dan dideklarasikan pada bagian deklarasi.

Bagian umum deklarasinya adalah :

            CONST identifier = nilai;

Contoh :

            CONST           phi = 3.14;
                                    x= 2;
                                    y = ‘S’;


Variabel.
Variabel adalah suatu identifier non-standar yang nilainya tidak tetap atau nilainya merupakan hasil dari suatu proses.
(variabel yang dimaksudkan disini sama seperti halnya arti variabel pada aljabar).


Bentuk umum deklarasinya adalah :

1.      Jika hanya 1 (satu) variabel yang dideklarasikan :

VAR identifier : jenis data;

2.      Jika lebih dari 1 (satu) variabel dan masing-masing memiliki jenis data yang sama :

VAR id-1, id-2, …., id-3 : jenis data;

3.      Jika beberapa variabel yang berbeda jenis datanya :

VAR         identifier-1 : jenis data;
                  identifier-2 : jenis data;
                              .
                              .
                              .
                  identifier-n : jenis data;

4.      Jika variabel yang dideklarasikan berjenis data non-standar :

TYPE id = (data_item_1,data_item_2,…,data_item_n);
VAR id-v : id;

SUB-RANGE :

TYPE  id = data_item_pertama .. data_item_terakhir;
VAR    id-v : id;

Contoh :

1.      VAR   x          : integer;
2.      VAR   p,q,r     : real;
3.      VAR   a,b       : char;
m,n      : boolean;
4.      TYPE warna = (merah,hitam,biru,putih,kuning);
      VAR   x1,x2   : warna;
5.      TYPE tahun = 1900 .. 1993;
      VAR thn-1,thn-2,thn-3 : tahun;





Ekspresi.

Sebuah ekspresi merupakan kumpulan dari  operand-operand (seperti : bilangan, konstanta, variabel dll) yang bersama-sama dengan operator membentuk suatu bentuk aljabar dan menyatakan suatu nilai.

Ada 2 (dua) jenis ekspresi dalam bahasa Pascal, yaitu :
1.      Ekspresi numerik / aritmatika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai numerik / aritmatika.
2.      Ekspresi Boolean atau ekspresi logika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai boolean / logika (true/false).

Contoh :
1.      (b * b – 4 * a * c) / (2*a)  / (2 * a)  Þ  ekspresi numerik, jika a,b dan c adalah bilangan (variabel bernilai numerik).
2.      Upah < 1000.0  Þ  ekspresi boolean (“upah” adalah suatu variabel bernilai real).


2.5. Input dan output (Standar I/O).

Dalam bahasa Pascal untuk keperluan input (membaca input) digunakan identifier standar READ atau READLN.
Identifier standar ReadLn sedikit berbeda dengan Read. ReadLn digunakan untuk memasukkan data perbaris, artinya setelah tombol Enter ditekan, maka akan ganti baris, sedangkan Read tidak ganti baris, masih dalam baris yang sama.
Sedangkan untuk keperluan output (mencetak output) digunakan identifier standar WRITE atau WRITLN.
Perbedaan Write dengan WriteLn adalah bahwa Write menampilkan hasil tanpa ganti baris dan tampilan berikutnya akan disambung dalam baris yang sama. Sedang WriteLn digunakan untuk menampilkan tampilan perbaris, akan ganti baris untuk tampilan berikutnya.

Bentuk umum penulisannya :

1.      READ (variabel input) ;

Atau

READLN (variabel output);

2.      WRITE (variabel output);
WRITELN (variabel output);




Contoh :

Var      nama : string{15};
Begin   nama := ‘Dewi’;
            write(‘nama : ‘);
            write(nama);
End.

Hasilnya :
                        Nama : Dewi


Contoh :

Var      nama : string{15};
Begin   nama := ‘Dewi”;
            WriteLn(‘Nama : ‘);
            WriteLn(Nama);
End.

Hasilnya :
                        Nama :
                        Dewi
READ MORE - turbo pascal